Api Terdeteksi Sebelum Meluas, Koramil 07/Kluet Selatan Bersama TNGL Perkuat Mitigasi Karhutla
ACEH SELATAN – Gerak cepat personel Koramil 07/Kluet Selatan bersama Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) berhasil mengendalikan titik api yang ditemukan dalam kegiatan patroli gabungan di wilayah Kecamatan Kluet Selatan, Kabupaten Aceh Selatan, Jumat (28/8/2026).
Titik api tersebut ditemukan saat personel gabungan melakukan patroli sebagai bagian dari upaya mitigasi dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Beruntung, kondisi api belum membesar sehingga dapat segera dikendalikan sebelum meluas ke area sekitarnya.
Patroli dipimpin Batuud Koramil 07/Kluet Selatan, Serma Kadiman, bersama lima personel Koramil dan enam personel TNGL. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan upaya pemadaman menggunakan peralatan sederhana berupa ranting pohon hingga api berhasil dipadamkan.
Langkah cepat tersebut menjadi bagian penting dalam mencegah potensi kebakaran meluas, terutama di tengah kondisi lahan yang rawan terbakar.
Selain patroli, Koramil 07/Kluet Selatan bersama personel TNGL dan masyarakat juga melaksanakan pemasangan spanduk imbauan mitigasi karhutla di Desa Pasilembang, Kecamatan Kluet Selatan. Kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi kepada warga mengenai bahaya dan dampak kebakaran hutan dan lahan.
Koramil 07/Kluet Selatan mengimbau masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan adanya titik api maupun aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
“Yang paling utama adalah mencegah agar api tidak sampai membesar. Ketika ditemukan titik api, kita harus bergerak cepat untuk mengendalikannya. Karena itu, pemantauan akan terus dilakukan dan kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar,” ujar Serma Kadiman.
Ia menegaskan, upaya pencegahan tidak hanya dilakukan melalui patroli, tetapi juga dengan meningkatkan kesadaran masyarakat. Menurutnya, keterlibatan warga sangat penting karena masyarakat merupakan pihak yang paling dekat dengan lingkungan dan dapat menjadi mata serta telinga dalam mendeteksi potensi karhutla sejak dini.
“Jangan menunggu api membesar baru bertindak. Jika melihat asap atau titik api, segera laporkan sehingga bisa ditangani secepat mungkin,” katanya.
Koramil 07/Kluet Selatan bersama TNGL akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan di wilayah yang dinilai rawan, sekaligus memperkuat edukasi kepada masyarakat sebagai langkah antisipasi agar kebakaran hutan dan lahan tidak berkembang menjadi bencana yang lebih besar.
Upaya tersebut menjadi wujud sinergi aparat kewilayahan, pengelola kawasan konservasi dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus melindungi wilayah Kluet Selatan dari ancaman karhutla.

Komentar
Posting Komentar